Setelah beranjak Remaja, saya mulai mengenal yang namanya uang dan kekayaan. Pertama, kali saya terbayang tentang masa depan saya adalah ketika masih duduk dibangku sekola menengah pertama atau yang biasa disebut dengan SMP.
Waktu itu ketika saya duduk – duduk santai disore hari diteras rumah saya yang kebetulan menghadap kearah jalan raya. Dan siapapun yang akan lewat, pasti akan jelas terlihat karena tidak ada sesuatu yang menghalangi jarak pandang.
Sore itu cuaca sangat panas, maklum saja karena sudah memasuki musim kemarau. Dijalan raya saya melihat seorang kakek tua yang renta dengan urat – urat yang terlihat hanya membungkus tulangnya. Kakek itu terlihat mengayuh sepedanya dengan titik darah penghabisannya sambil membawa barang dagangannya yakni es manis.
Saya berpikir ” kenapa kok setua itu masih saja mencari uang.. kenapa tidak beribadah saja dirumah ?? kan sudah tua…” pikir saya yang saat itu masih bisa dikatakan bocah ingusan.
Kemudian saya berpikir lagi ” kok kakek yang diseberang kampung saya masa tuanya enak – enak saja gak perlu panas – panas jualan es,, ??”
Agak kasian juga melihat kakek yang jualan es itu. Kenapa dimasa tuanya dia masih saja mengayuh sepeda dibawah terik matahari. Lalu jika itu terjadi sama saya kelak nanti masa tua apa yang akan saya lakukan…???
Dari situ muncul pertanyaan ” kemana masa muda kakek itu sehingga masa tuanya seperti ini…??
Setelah pertanyaan itu muncul dari benak saya. Saya pun bertekad untuk tidak akan mengalami masa tua yang menyedihkan. Saya tidak ingin dimasa tua saya gunakan untuk panas hujan mencari harta.
Saya ingin dimasa tua saya menikmati hari – hari dengan berkumpul dengan anak – anak dan melihat cucu – cucu saya tertawa riang melihat kakeknya. Saya ingin dimasa tua saya habiskan untuk mempersiapkan diri kealam yang kekal. Saya ingin dimasa tua saya, saya dapat berbagi dan memberi bukan meminta.
Keinginan itulah yang mendorong saya untuk memanfaatkan setiapa waktu yang saya miliki untuk hal – hal yang berguna untuk masa depan saya. Saya sangat ingin menjadi seorang yang dapat membantu sesama dengan kelebihan saya. Saya ingin menjadi orang sukses. Dan ingin membuat orang – orang disekitar saya juga sukses.
Oleh karena itu diwaktu muda ini saya gunakan untuk belajar, belajar dan belajar. Tidak harus tua untuk menjadi sukses..









